Baju Pertama Di Dunia - Ungkap Asal Usul Sejarah Baju
Berdasarkan hasil penelusuran sejarah menyatakan
bahwa Manusia mulai memakai pakaian 170.000 tahun yang lalu, ini merupakan
kesimpulan dari sebuah studi baru yang menunjukkan nenek moyang kita pertama
yang memakai pakaian setelah zaman es kedua dan terakhir. Bukti berasal dari kutu yang tampaknya sangat kuno, seperti dikutip
"Discovery", para ilmuwan melacak kutu kepala yang ber-evolusi
menjadi kutu pakaian sekitar 170.000 tahun yang lalu. Jadi kutu telah bersama
manusia sejak pakaian pertama di dunia dibuat.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Molecular Biology and
Evolution, menjelaskan bagaimana rangkaian DNA parasit digunakan untuk
menghitung ketika kutu pakaian pertama secara genetik mulai menyimpang dari
kutu kepala manusia. "Kami ingin menemukan metode lain untuk penentuan
ketika manusia mungkin pertama memakai pakaian," kata pemimpin proyek
David Reed, kurator mamalia di Museum Sejarah Alam Florida, dalam siaran pers
Universitas Florida.
BAJU NABI ADAM SEPERTI APA UKURANNYA ?
Dihimpun dari beragai sumber tentang asal-usul baju pertama dunia,
akhirnya admin menemukan beberapa artikel yang cukup unik tentang baju nabi
adam dimana seorang pemuda Saudi Hamdan al Mas’udiy melakukan sebuah proyek
pembuatan baju Bapak kita, Nabi Adam ‘Alaihissalam. Ide itu muncul setelah
membaca sirah Nabi Adam ‘Alaihisalam.. Lalu dia melakukan proyek tersebut
berdasarkan apa yang disebutkan dalam sirah dan hadits-hadits Nabi yang
menjelaskan bahwa tingginya adalah 60 hasta ((1 Kaki = 30 cm, 1 hasta = 1,5
kaki, jadi 60 hasta = 90 kaki = 30 meter).
Maka diapun ingin membuat baju dengan ukuran bapak kita Adam agar
manusia bisa mengetahui ukuran Nabi Adam yang sebenarnya. Dari Abu Hurairah
Radhiyallahu’anhu, dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda:
“Allah menciptakan Adam dan tingginya 60 dzira’ (hasta). Kemudian Allah
berfirman kepada Adam: ‘Pergilah, ucapkan salam kepada mereka para malaikat.
Lalu dengarlah salam mereka kepadamu, sebagai salammu dan salam keturunanmu!’
Maka Adam berkata: ‘Assalamu’alaikum.’ Malaikat-malaikat Allah menjawab:
‘Assalaamu’alaika warahmatullah’ dan mereka menambahnya dengan ‘warahmatullah’.
Maka semua orang yang masuk jannah (tinggi badannya) seperti Adam. Dan manusia
terus menerus berkurang (ketinggiannya) hingga saat ini.”(Hadits shahih
muttafaqun ‘alaihi)
Dihimpun dari berbagai sumber : google.co.id
No comments:
Post a Comment